JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM di wilayah Pantai Bagek Kembar guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemberdayaan lokal. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas produk unggulan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional. Melalui inisiatif ini, perusahaan berharap para pelaku usaha kecil dapat lebih mandiri dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas sehingga kesejahteraan warga pesisir terus meningkat secara berkelanjutan.
Inisiatif Strategis Pengembangan Kapasitas Usaha Kecil Pesisir
Kegiatan pelatihan yang berlangsung pada Senin 23 Februari 2026 ini menitikberatkan pada aspek inovasi produk dan manajemen bisnis yang lebih modern bagi para pengrajin serta pedagang. Para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya standarisasi produk agar memiliki daya tarik lebih tinggi bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan ekowisata Pantai Bagek Kembar yang asri. Pihak PLN EPI menyadari bahwa potensi alam yang besar di wilayah pesisir harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang kompeten agar roda perekonomian dapat berputar dengan lebih maksimal.
Pelatihan ini juga mencakup materi mengenai pengemasan produk yang lebih higienis dan menarik sesuai dengan standar industri pangan guna menjangkau segmen pasar yang lebih luas lagi. Dengan adanya sentuhan teknologi dan kreativitas, diharapkan produk lokal seperti olahan hasil laut dan kerajinan tangan khas daerah dapat menjadi buah tangan utama bagi para turis. Perusahaan terus berkomitmen untuk mendampingi para pelaku UMKM ini tidak hanya pada saat pelatihan, tetapi juga dalam proses monitoring hasil usaha yang dijalankan oleh masyarakat sekitar.
Pemanfaatan Potensi Lokal Untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Ekowisata Pantai Bagek Kembar memiliki keunikan tersendiri yang dapat menjadi modal utama dalam mengembangkan usaha berbasis komunitas yang kuat dan memiliki ciri khas daerah yang sangat kental. Masyarakat diajak untuk melihat peluang dari limbah atau bahan baku yang tersedia melimpah di sekitar pantai untuk diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan bermanfaat. Pihak penyelenggara menekankan bahwa kemandirian ekonomi hanya bisa dicapai apabila seluruh elemen masyarakat saling berkolaborasi dan konsisten dalam menjaga kualitas mutu dari setiap produk yang mereka hasilkan.
Dukungan infrastruktur dan pendampingan berkelanjutan dari PLN EPI menjadi katalisator bagi warga untuk berani mencoba inovasi-inovasi baru dalam mengelola potensi sumber daya alam yang tersedia di desa. Program ini juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sebagai aset jangka panjang yang akan terus menopang kehidupan ekonomi mereka di masa yang akan datang. Dengan menjaga ekosistem pantai tetap sehat, maka daya tarik wisata akan tetap terjaga sehingga kunjungan wisatawan tetap stabil yang berdampak langsung pada pendapatan para pedagang kecil.
Digitalisasi Pemasaran Dan Pengelolaan Keuangan UMKM Modern
Dalam sesi pelatihan tersebut, para peserta juga dibekali dengan keterampilan pemasaran digital agar produk mereka tidak hanya dikenal di lingkup lokal namun mampu menembus pasar nasional. Pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce dijelaskan secara mendalam sebagai alat promosi yang efektif dan murah bagi para pelaku usaha mikro yang baru saja memulai langkahnya. Digitalisasi dianggap sebagai kunci utama bagi UMKM untuk tetap bertahan di tengah arus persaingan global yang semakin ketat, terutama bagi daerah yang memiliki akses wisata yang berkembang.
Selain pemasaran, aspek pengelolaan keuangan yang tertib menjadi materi yang sangat krusial agar para pelaku usaha dapat memisahkan antara modal usaha dengan pengeluaran rumah tangga sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan dengan metode praktik langsung sehingga warga lebih mudah memahami cara mencatat arus kas sederhana namun tetap akurat untuk mendukung pengembangan skala usaha mereka. PLN EPI berharap dengan adanya literasi keuangan yang baik, para pelaku UMKM di Pantai Bagek Kembar dapat mengelola keuntungan mereka untuk investasi peralatan produksi yang lebih canggih.
Kolaborasi Berkelanjutan Demi Kesejahteraan Warga Sekitar Pantai
Sinergi antara korporasi dan masyarakat lokal dalam bentuk pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan di wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat. Pemerintah daerah setempat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah nyata yang dilakukan oleh PLN EPI karena sangat membantu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di desa. Keberhasilan program ini nantinya akan diukur dari sejauh mana para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan omzet penjualan mereka secara rutin setiap bulannya nanti.
Kedepannya, Pantai Bagek Kembar diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, namun juga kekayaan produk UMKM yang berkualitas tinggi dan berkelas. Komitmen PLN EPI dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui jalur pesisir ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam memberdayakan potensi desa-desa terpencil. Semangat gotong royong dan kemauan untuk belajar dari para warga menjadi modal sosial yang paling berharga dalam mewujudkan impian menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial.